Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2018

Kodrat

Suatu hari dalam sebuah diskusi di sebuah universitas, seorang mahasiswa mengeluarkan pikirannya dengan berapi-api “ Hey kalian semua, siapakah makhluk yang bernama universitas? Ialah gudang pemecah persoalan yang serba ragam dan kompleks masalahnya, yang mampu menyodorkan berbagai jawaban atas pertanyaan kehidupan. Siapa universitas? Yaitu, berkumpulnya orang-orang cerdas   yang tak pernah lelah mengamati lingkungannya, anti kemapanan dan anti kejumudan, yang tak memiliki sedikit pun untuk tidak melihat persoalan di sekitarnya. Siapa universitas? Ialah mata bayi, bening dan jujur, mengamati dan menatap setiap kebenaran dari kenyataan. Ialah mata orang dewasa yang tegar dan setia terhadap nilai-nilai kebenaran, betatapun menyakitkan. Ialah mata orang tua yang bijak, yang sudah kenyang beban dan derita yang dipikulnya kebenaran yang layak dipertahankan. Siapa universitas? Yaitu, kertas-kertas yang tersusun atas pertimbangan adil, setia terhadap idealisme yang diembanny...

Cerita Malam Minggu

Can I Fall Into Your Constelation? Stars and Rabbit Entah dari sudut pandang mana aku memulai tulisan ini. Tulisan yang berawal dari sebuah ide yang hinggap di lorong imajinasi pikiranku. Dengan sengaja, ia mengajak aku berkeliling ke masa lalu,  lebih dalam hingga menemukan sebuah hal dan membuatku teringat seseorang yang pernah menjadi bagian dari romansa masa remaja. Seseorang itu adalah kamu, iya kamu, seseorang yang pernah mengisi ruang hati dan juga kamu adalah sosok yang pernah menjadi pengisi ruang imajinasi saat aku lelah dengan setumpuk kegiatan dan juga ketika rasa bosan melanda. Dan senyummu adalah obatnya serta menyembuhkan rindu karena tiada lagi menemukan penawarnya.  Aku tak tahu alasan dibalik mengapa aku menyukaimu, karena hal tersebut begitu mengalir, dan tak sengaja aku terhanyut dengan keanggunan dan kesederhanaanmu. Dan aku berterimakasih padaNya, karena kamu pernah menjadi bagian dari kehidupanku Selang beberapa lama, masih dengan perasaan ya...

Ubermensch : Superman ala Nietzsche

F riedriech Wilhelm Nietszche, siapa yang tak mengenalnya. Filsuf kelahiran Jerman ini adalah orang yang bertanggung jawab terhadap “pembunuhan” Tuhan dengan ungkapannya yang terkenal; “ God Is Dead” maka wajarlah ia digelari filsuf “Sang Pembunuh Tuhan”. Ditangannya moralitas dibangun, mencampakkan dogma agama dan membangun kembali eksistensi manusia. Filsafatnya membidani lahirnya aliran filsafat baru, Postmodernisme dimana didalamnya banyak filsuf terkenal seperti, Foucalt, Derrida, Heidegger bahkan dari kalangan Islam, Muhammad Iqbal yang juga terinspirasi dari filsafatnya.  Banyak filsafat yang lahir ditangannya, seperti Will to Power (kehendak untuk berkuasa), Nihilisme, Eternal Recurrence (Kembalinya Yang Sama secara Abadi) dan yang akan dibahas adalah filsafatnya tentang konsep Ubermensch atau manusia super yang terkenal sulit dijelaskan. Übermensch adalah cara manusia memberikan nilai pada dirinya sendiri tanpa berpaling dari dunia dan menengok ke seberang duni...