Chopin - Nocturne Op.9 No.2
Aku tak tahu mengapa lagu ini membawaku kepada sebuah khayalan. Khayalan yang membawaku pada sosok wanita anggun nan mempesona hadir di muka. Ia mengajakku berjalan kepada sebuah taman. Tumbuh banyak pepohonan dan daun berguguran seperti di musim panas di Eropa. Digenggamnya tanganku dan kemudian mengajak diriku berlari menikmati rindangnya pohon-pohon dan daun-daun jatuh melandai ke tanah.
Tiba-tiba, wanita itu tampak tersenyum seraya berkata.
"Aku beruntung berada disampingmu", senyum wanita itu melihat diriku.
Aku tersenyum mengiyakan, ia pun tersenyum. Tanganku kembali ditarik olehnya. Perlahan-lahan ku ikuti langkah kakinya. Mengitari taman sambil bercengkerama apa saja yang kita lihat di depan mata. Bertatap muka lalu tersenyum dan kita selalu mengulanginya ketika sepasang mata kita berdua beradu. Selama berjalan kita tak banyak berkata-kata hanya perasaan ku dan perasaannya yang berbicara, ku bisa rasakan lewat jemari-jemarinya yang lembut dan hangat memegang erat tanganku.
"Cantik ya, tamannya", ia berkata sambil melihat-lihat.
Aku mengangguk tak berbicara. Yang ku tahu, hanya kamu yang paling cantik dimataku
Komentar
Posting Komentar